Banjir Kembali Rendam Kampung Tebuk–Kedelah, 16 Rumah Warga Terdampak

Foto Burhanuddin Tokoh Masyarakat dan Perwakilan Aparat Desa Tebuk, Kec. Pegasing, Kab. Aceh Tengah. | Foto : Hidayat sabirun/metrogayo.com


METRO GAYO | ACEH TENGAH - Banjir kembali merendam pemukiman warga di perbatasan Kampung Tebuk dan Kedelahan, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah. Peristiwa ini telah terjadi sejak 26 November 2025 dan hingga kini masih berulang setiap kali hujan deras turun.


Hingga Rabu (4/2/2026) sore, hujan lebat kembali mengguyur kawasan tersebut. Akibatnya, air yang berasal dari area persawahan di dataran tinggi mengalir deras dan membanjiri rumah-rumah warga dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.


Akibat kejadian tersebut, 16 unit rumah warga serta sejumlah lahan persawahan dilaporkan terdampak banjir. Bahkan, sebagian masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan Tebuk–Kedelahan terpaksa mengungsi sementara demi keselamatan.


Diduga, banjir terjadi karena parit atau saluran pembuangan air dari area persawahan terlalu kecil, sehingga tidak mampu menampung debit air yang besar saat hujan deras turun. Kondisi ini menyebabkan air meluap dan langsung mengalir ke kawasan pemukiman.


Burhanudin, tokoh masyarakat Kampung Tebuk, Kecamatan Pegasing, menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah agar segera membangun drainase dan gorong-gorong permanen di jalur aliran air dari persawahan.


“Kami berharap ada pembangunan drainase dan gorong-gorong yang memadai, supaya air dari sawah bisa mengalir lancar dan tidak lagi masuk ke rumah warga,” ujarnya.

 

Warga berharap penanganan serius segera dilakukan, mengingat banjir telah berulang kali terjadi dan mengancam keselamatan serta mata pencaharian masyarakat setempat.

أحدث أقدم
Berita Wisata Bisnis Tentang