Kebakaran di SP III Uning Linge Hanguskan Tiga Rumah dan Delapan Sepeda Motor

Foto kepala Dinas BPBD Aceh Tengah, Andalika. | Editor : Tim Redaksi.

METRO GAYO | ACEH TENGAH – Kebakaran melanda tiga unit bangunan milik warga di Kampung SP III Uning, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit rumah tempat tinggal, satu unit bengkel, serta satu unit gudang yang diketahui milik Mujianto (43).


Peristiwa kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga tengah beristirahat itu sempat membuat panik masyarakat sekitar. Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap bangunan yang sebagian besar berbahan kayu, sehingga api dengan mudah menjalar ke bagian bangunan lainnya.


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Andalika, menjelaskan bahwa selain tiga unit bangunan, sejumlah barang berharga juga turut hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.


“Bangunan yang terbakar terdiri dari satu unit rumah tempat tinggal, satu unit bengkel, serta satu unit gudang. Selain itu, delapan unit sepeda motor yang berada di lokasi juga ikut terbakar,” ujar Andalika.


Tidak hanya kendaraan, sejumlah hasil usaha yang disimpan di dalam gudang juga tidak dapat diselamatkan. Diperkirakan sekitar 10 ton getah pinus yang tersimpan di gudang tersebut turut hangus dilalap api.


Menurut keterangan warga setempat, api pertama kali diketahui saat kobaran api sudah mulai membesar dari salah satu bagian bangunan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.


Namun karena besarnya kobaran api serta bahan bangunan yang mudah terbakar, api dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan beserta barang-barang yang berada di dalamnya.


BPBD Aceh Tengah segera mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran dari Posko Isak menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman api turut dibantu oleh personel TNI, Polri, serta masyarakat sekitar yang bahu-membahu berupaya memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.


Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sehingga tidak menyebar lebih luas ke bangunan milik warga lainnya.


Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat bangunan yang terbakar beserta kendaraan dan hasil usaha yang tersimpan di dalamnya tidak dapat diselamatkan.


Saat ini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Aparat Kepolisian juga telah turun ke lokasi guna melakukan pengumpulan data dan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.


Pemerintah daerah melalui instansi terkait turut mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari ketika sebagian besar warga sedang beristirahat. Warga juga diharapkan memastikan kondisi instalasi listrik serta sumber api lainnya dalam keadaan aman guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan pemukiman yang memiliki bangunan dengan bahan yang mudah terbakar. Kerja sama antara warga dan petugas juga dinilai sangat penting dalam upaya penanganan cepat apabila terjadi keadaan darurat seperti kebakaran.


Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kondusif setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat setempat.

أحدث أقدم
Berita Wisata Food Tentang