Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dandim Aceh Tengah Ajak Tokoh Agama, Masyarakat dan Pemuda Jaga Kondusivitas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:18 WIB Last Updated 2026-08-22T07:18:30Z

Metrogayo.com | Aceh Tengah — Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan organisasi kemasyarakatan memperkuat komunikasi serta sinergi dalam menjaga persatuan dan kondusivitas di Kabupaten Aceh Tengah.


Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama sejumlah tokoh dan pimpinan organisasi kemasyarakatan di Datu Cafe, Jalan Sengeda, Kampung Takengon Timur, Aceh Tengah, Sabtu (22/8/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.25 WIB itu dihadiri sekitar 35 peserta, di antaranya Ketua KNPI Aceh Tengah Ferianto, SP, Ketua PETA Aceh Tengah Helmia, tokoh agama Drs. H. Tgk. Ridwan Qari, tokoh masyarakat Ir. Syukur Kobat, Ketua FKPPI Aceh Tengah Saiful Bahri, Ketua Hipakad Aceh Tengah Iskandar Muda, Ketua HMI Aceh Tengah Afdhalal Ghifari, Ketua GMNI Aceh Tengah Safaruda, S.Pd., Ketua KMAP Aceh Tengah Maimun Sulaiman, ST, serta para Pasi dan Danramil jajaran Kodim 0106/Aceh Tengah.


Dalam sambutannya, Letkol Czi Rudy Haryanto mengatakan silaturahmi tersebut menjadi ruang untuk menyatukan pandangan dan memperkuat komunikasi antara TNI dengan berbagai elemen masyarakat.


“Persatuan, kesatuan dan perdamaian harus kita jaga bersama. Pondasi utama jangan sampai renggang dan jangan mudah dipecah belah oleh pihak atau kelompok yang tidak menginginkan Indonesia maju,” ujar Rudy.


Ia menilai tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam menjaga komunikasi di tengah masyarakat, termasuk memberikan pemahaman kepada generasi muda.


Dandim juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar dapat memicu keresahan dan berpotensi mengganggu hubungan sosial di tengah masyarakat.


Selain itu, Rudy mengajak generasi muda menyampaikan pendapat secara baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tetap menghormati simbol-simbol negara.


Dalam pertemuan tersebut, Dandim turut menyinggung pelaksanaan peringatan Hari Damai Aceh (HDA) pada 15 Agustus 2026 di Banda Aceh. Ia menyayangkan adanya tindakan yang menurutnya dapat mengganggu suasana peringatan tersebut, termasuk pengibaran bendera Bulan Bintang dan penurunan Bendera Merah Putih.


Ia kemudian mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk dengan mengingat kembali sejarah Aceh dalam perjuangan Indonesia, salah satunya keberadaan Radio Rimba Raya di wilayah Bener Meriah.


“Kita berharap kejadian seperti itu tidak terjadi lagi. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, kedamaian dan keutuhan NKRI,” katanya.


Rudy berharap komunikasi dengan tokoh agama, masyarakat, pemuda dan organisasi kemasyarakatan dapat terus terjalin. Menurutnya, komunikasi yang baik diperlukan agar berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak dan sesuai ketentuan.


“Harapannya ke depan kita tetap kompak dan saling menjaga kondusivitas, sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pandangan dari sejumlah tokoh yang hadir. Para peserta menyampaikan dukungan terhadap upaya menjaga keamanan, perdamaian, persatuan dan kemajuan Kabupaten Aceh Tengah.


Silaturahmi ditutup dengan doa dan foto bersama sekitar pukul 11.20 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.(Hidayatsabirun)

×
Berita Terbaru Update