![]() |
| Potret Keadaan Di Lokasi Pasca Kebakaran Jumat 23/1/26. | Foto : Hidayat sabirun. |
METRO GAYO | ACEH TENGAH – Data kebakaran yang terjadi di Kampung Bukit, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, pada Jumat, 23 Januari 2026, mengalami pembaruan setelah dilakukan pendataan ulang di lokasi kejadian. Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 17.10 WIB tersebut menyebabkan lima unit rumah warga mengalami kerusakan berat, sementara dua rumah lainnya terdampak ringan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Andalika, menyampaikan bahwa sebelumnya pihaknya sempat menyebutkan enam unit rumah terbakar. Namun setelah verifikasi lapangan secara menyeluruh, jumlah rumah dengan kategori rusak berat dipastikan sebanyak lima unit.
Adapun rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat kebakaran tersebut masing-masing milik Subhan Dika, Arman, Ahmd BA, Fardilah, dan Wiwin. Selain itu, dua rumah warga lainnya turut terdampak dalam peristiwa tersebut, yakni milik Ali Hamdi dan Siti Asni, yang mengalami kerusakan ringan akibat terimbas panas dan asap.
Pasca kebakaran, sejumlah warga terdampak kini mengungsi di lokasi pengungsian sementara yang berada di depan Kantor Reje Kampung Bukit. Lokasi pengungsian tersebut tidak jauh dari tempat kejadian perkara dan dipilih untuk memudahkan proses pendataan serta penyaluran bantuan.
Menurut Andalika, seluruh warga yang terdampak kebakaran berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat sebagian besar bangunan dan isi rumah habis terbakar.
“Saat ini fokus kami adalah memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi serta melakukan pendataan lanjutan untuk penanganan selanjutnya,” kata Andalika.
BPBD Aceh Tengah bersama instansi terkait juga terus melakukan koordinasi untuk menyalurkan bantuan darurat kepada para korban kebakaran, termasuk kebutuhan pokok dan perlengkapan logistik lainnya. Pemerintah daerah juga akan menindaklanjuti hasil pendataan sebagai dasar penanganan pascabencana.
Terkait penyebab kebakaran, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun hal tersebut belum dapat dipastikan hingga proses pemeriksaan selesai.
BPBD Aceh Tengah mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik rumah tangga, serta segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat.
