![]() |
| Gambar ilustrasi salah satu tower Telkomsel , Rabu (06/01/26). | Foto : Jurnaliswarga. | Editor : Hidayat sabirun. |
METRO GAYO | GAYO LUES – Gangguan jaringan telekomunikasi dan layanan internet kembali melanda Kabupaten Gayo Lues selama tiga hari berturut-turut, menyebabkan berbagai aktivitas masyarakat ikut terganggu. Kondisi tersebut terjadi meski cuaca di wilayah itu terpantau relatif cerah dan tidak disertai hujan deras seperti beberapa waktu lalu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, gangguan jaringan mulai dirasakan warga sejak Minggu, 4 Januari 2026, dan masih berlangsung hingga Selasa, 6 Januari 2026. Hingga kini, belum ada kepastian kapan layanan telekomunikasi akan kembali normal sepenuhnya.
Lumpuhnya jaringan telekomunikasi berdampak langsung pada aktivitas komunikasi masyarakat, terutama bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari layanan berbasis jaringan. Sejumlah pelaku usaha kecil mengaku mengalami kerugian karena tidak dapat berinteraksi dengan pelanggan.
Ratna, seorang pelaku usaha penjualan daring di Blangkejeren, mengungkapkan bahwa gangguan jaringan membuat aktivitas jual belinya terhenti. Menurutnya, keterbatasan akses komunikasi menyebabkan pesanan tidak bisa diproses dan transaksi tertunda.
“Sudah tiga hari jaringan bermasalah lagi. Kami yang usaha online sangat dirugikan karena tidak bisa berkomunikasi dengan pembeli,” ujarnya.
Dampak gangguan jaringan tidak hanya dirasakan pedagang daring, tetapi juga pedagang tradisional. Salmiati, pedagang sayuran dan ikan keliling, mengaku kesulitan menghubungi pelanggan yang biasa memesan dagangan melalui telepon atau pesan singkat.
“Biasanya pelanggan pesan dulu, sekarang tidak bisa dihubungi. Barang jadi terancam basi karena tidak laku,” keluhnya.
Kondisi ini membuat para pedagang harus menjual dagangan secara manual dari satu tempat ke tempat lain, yang dinilai kurang efektif dibandingkan sistem komunikasi yang biasa mereka gunakan.
Gangguan jaringan yang terjadi berulang kali menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat. Warga menilai, layanan telekomunikasi saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar, bukan hanya untuk komunikasi, tetapi juga untuk menunjang pendidikan, layanan publik, hingga aktivitas ekonomi.
Meski demikian, sebagian warga berharap ada penjelasan dan penanganan yang lebih cepat dari pihak terkait agar gangguan serupa tidak terus berulang, terutama saat kondisi cuaca tidak ekstrem.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi terkait penyebab gangguan maupun estimasi waktu pemulihan jaringan di wilayah Gayo Lues. Masyarakat berharap layanan telekomunikasi segera kembali normal agar roda ekonomi dan aktivitas sosial dapat berjalan kembali seperti biasa.
Gangguan ini menjadi pengingat pentingnya keandalan infrastruktur telekomunikasi, khususnya di wilayah pedalaman, agar masyarakat tidak terus dirugikan oleh persoalan jaringan yang berulang.
