GMNI Aceh Tengah Turun Langsung Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir dan Longsor

Potret GMNI Aceh Tengah. | Editor : Hidayat sabirun.


METRO GAYO | ACEH TENGAH – Kepedulian terhadap warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh Tengah ditunjukkan oleh relawan GMNI Peduli dari Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Aceh Tengah.


Organisasi kemahasiswaan tersebut turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan berbagai kebutuhan dasar kepada masyarakat yang saat ini masih bertahan di sejumlah titik pengungsian. Bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan ibadah, perlengkapan istirahat, serta pakaian bagi anak-anak.


Ketua DPC GMNI Aceh Tengah, Saparuda, mengatakan kegiatan kemanusiaan ini merupakan wujud solidaritas GMNI terhadap warga yang sedang menghadapi musibah. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur dan saudagar yang telah mempercayakan bantuannya melalui GMNI.


“GMNI hadir sebagai jembatan agar bantuan dapat sampai langsung ke tangan masyarakat yang membutuhkan,” kata Saparuda, Jumat, 2 Januari 2026.


Ia merinci, logistik yang dibagikan meliputi Al-Qur’an, sajadah, mukena, baju koko, kelambu, selimut, serta pakaian anak-anak. Seluruh bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan warga di lokasi terdampak.


Penyaluran bantuan dilakukan di beberapa wilayah yang mengalami dampak cukup serius akibat bencana, antara lain Kecamatan Kebayakan, Bebesen, Bies, dan Lut Tawar.


Selain penyaluran logistik, GMNI Peduli menyatakan akan terus melanjutkan aksi kemanusiaan lainnya. Kegiatan lanjutan yang direncanakan mencakup penggalangan dana, distribusi bantuan tambahan, pendampingan masyarakat terdampak, serta kerja bakti membersihkan fasilitas umum melalui program giat bersih.


Dalam setiap aksi kemanusiaan, relawan GMNI Peduli juga mengibarkan bendera Merah Putih di lokasi bencana. Menurut Saparuda, hal tersebut merupakan simbol penyemangat bagi warga agar tetap kuat menghadapi situasi sulit.


“Bendera Merah Putih kami kibarkan sebagai tanda bahwa masyarakat tidak sendirian. Negara dan pemerintah tetap ada bersama rakyat,” tutupnya.

أحدث أقدم
Berita Wisata Bisnis Redaksi