Petugas Kebersihan Atasi Genangan di Area TPS Saat Hujan, Pengingat Pentingnya Menjaga Lingkungan Tetap Nyaman

Petugas yang berada di lokasi sedang membuat aliran air hujan agar tidak menggenang di TPS dan di luar TPS. | Foto : Hidayat sabirun.

Siaran Berita Gayo | Aceh Tengah
 – Hujan yang mengguyur wilayah Aceh Tengah dalam beberapa hari terakhir menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi, termasuk area Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Elak, Paya Ilang, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Kondisi tersebut membuat aktivitas pengelolaan sampah berjalan lebih berat, namun para petugas kebersihan tetap bekerja sigap dan penuh tanggung jawab untuk menjaga area tetap bersih dan tertata, Jumat (21/11/25).

Genangan air yang cukup tinggi menyebabkan area TPS becek, licin, dan menyulitkan pergerakan alat maupun petugas. Meski demikian, para petugas turun langsung membuka saluran air yang tersumbat, serta menata ulang sejumlah tumpukan sampah agar tidak menghalangi aliran air. Mereka tetap bekerja dalam kondisi hujan sedang, dengan pakaian basah, namun tetap mempertahankan ketelitian demi kelancaran pengelolaan sampah.

Petugas mengalirkan air hujan yang tertahan dengan membobot beton dan mengarahkan nya ke jalur pembuangan yg sudah di buat. | Foto : ist.

Langkah yang dilakukan para petugas ini menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya rutinitas, tetapi bagian penting dari upaya menciptakan kenyamanan dan kesehatan bersama. Kebersihan tidak hanya berkaitan dengan estetika, melainkan juga berpengaruh pada kualitas udara, risiko kesehatan, hingga keamanan lingkungan di sekitar TPS. Genangan air, misalnya, dapat menimbulkan bau tidak sedap dan memicu munculnya serangga, sehingga penanganannya harus dilakukan dengan cepat dan tepat.

Salah satu langkah sederhana yang memberi dampak besar adalah memastikan sampah dibuang ke dalam kontainer yang telah disediakan agar tidak tercecer, tidak mengotori tanah, serta memudahkan petugas dalam pengangkutan.

Selain itu, Andi selaku Pengawas TPS di lokasi tersebut mengingatkan agar masyarakat tidak membuang bangkai hewan, termasuk kucing atau hewan peliharaan lainnya, ke area TPS. Ia menjelaskan bahwa bangkai hewan sangat cepat menimbulkan bau menyengat, menyebarkan bakteri, dan mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Menurutnya, jika ada hewan mati, sebaiknya dikubur dengan benar atau ditangani sesuai prosedur yang aman agar tidak mencemari lingkungan. Ia menegaskan bahwa pemilahan dan penanganan sampah jenis ini sangat membantu petugas dalam menjaga kebersihan serta mengurangi risiko kesehatan.

Meskipun kondisi cuaca tidak mendukung, para petugas kebersihan tetap menunjukkan dedikasi tinggi demi memastikan TPS dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Upaya mereka membuka saluran air, membersihkan lumpur, dan menata kembali area yang tergenang membuktikan bahwa kebersihan adalah kebutuhan dasar yang harus diutamakan bersama.

Rina (39), salah satu warga yang membuang sampah ke TPS juga memberikan apresiasi terhadap kerja petugas. keberadaan petugas yang tetap bekerja meski hujan sangat membantu kenyamanan masyarakat. Ia menilai langkah cepat petugas dalam membersihkan genangan dan menata TPS membuat warga lebih mudah membuang sampah tanpa terganggu kondisi becek dan tergenang. Warga tersebut berharap kebersihan TPS dapat terus terjaga agar tidak menimbulkan bau dan tetap nyaman digunakan bersama.

Dengan kepedulian masyarakat dan kerja keras petugas, lingkungan dapat tetap bersih, nyaman, dan aman meskipun cuaca ekstrem. Komitmen sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menggunakan kontainer yang tersedia, serta tidak membuang bangkai hewan ke TPS menjadi bagian penting dari kerja bersama menjaga kualitas lingkungan.(hs)


Lebih baru Lebih lama
Berita Wisata Bisnis Redaksi