Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Hujan Tak Surutkan Antrean BBM di SPBU Lemah, Pemkab Dorong Percepatan SPBU Paya Tumpi

Senin, 24 Agustus 2026 | 19:08 WIB Last Updated 2026-08-24T12:09:33Z


Metrogayo.com | Aceh Tengah
— Hujan yang mengguyur wilayah Aceh Tengah tidak menyurutkan warga untuk mengantre mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Lemah, Selasa (24/8/2026).


Sejumlah kendaraan tetap terlihat mengantre meski kondisi cuaca hujan. Warga memilih mengisi BBM langsung di SPBU karena harga di pengecer maupun Pertamini dinilai lebih mahal.


Salah seorang warga, Indra, yang sedang mengantre mengatakan dirinya berharap persoalan antrean BBM segera mendapatkan solusi.


“Saya biasa ngisi minyak di SPBU langsung. Kalau di Pertamini atau di pengecer minyak harga lebih mahal. Sedangkan saya isi minyak selalu full, sisi lainnya kualitas minyak juga berbeda,” ujarnya singkat.


Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mendorong percepatan operasional SPBU di kawasan Paya Tumpi, Kecamatan Kebayakan, sebagai salah satu langkah untuk mengurangi beban antrean kendaraan di kawasan Takengon.


Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Aceh Tengah, Busra Aradi, mengatakan pemerintah daerah telah menyampaikan dorongan tersebut kepada pihak terkait, termasuk Pertamina dan BPH Migas.


Menurut Busra, keberadaan SPBU Paya Tumpi dinilai dapat membantu mengurangi konsentrasi kendaraan yang selama ini mengantre untuk mendapatkan BBM di kawasan Takengon apabila segera beroperasi.


“Makanya kita desak, salah satu itu harus segera,” kata Busra.


Ia menyebutkan, berdasarkan komunikasi dengan pihak Pertamina Lhokseumawe dan pemilik SPBU, fasilitas di Paya Tumpi ditargetkan dapat mulai beroperasi tahun ini. Namun, pemerintah daerah masih akan memastikan kembali perkembangan serta kesiapan operasional SPBU tersebut.


Selain mendorong percepatan operasional SPBU Paya Tumpi, Pemkab Aceh Tengah juga mendukung rencana penambahan fasilitas penyalur BBM di sejumlah kecamatan.


Di antaranya pengajuan SPBU di Kecamatan Ketol serta peningkatan status Pertashop di Kecamatan Atu Lintang menjadi SPBU yang dapat menyalurkan BBM bersubsidi.


Busra mengatakan, penambahan SPBU di wilayah kecamatan diharapkan dapat memecah konsentrasi kendaraan yang selama ini harus menuju kawasan Takengon untuk mendapatkan BBM.


“Biar ada minyaknya, masyarakat di Ketol bisa menikmati, nggak usah lagi antre ke Takengon,” ujarnya.


Pemerintah daerah berharap percepatan pembangunan dan operasional sejumlah fasilitas penyalur BBM tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi panjangnya antrean sekaligus mendekatkan akses BBM kepada masyarakat di wilayah kecamatan.


Pemkab Aceh Tengah juga berencana kembali berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan pemilik SPBU Paya Tumpi untuk memastikan perkembangan serta waktu operasional fasilitas tersebut.(Hidayatsabirun)

×
Berita Terbaru Update