![]() |
| Potret Buah Kopi, Hasil Panen Warga Aceh Tengah. | Editor : Tim Redaksi |
Metrogayo.com | Aceh Tengah — Harga kopi Arabika Gayo di Kabupaten Aceh Tengah terpantau masih stabil pada Kamis (07/05/2026). Kondisi tersebut menjadi perhatian para petani dan pelaku usaha kopi karena stabilitas harga dinilai sangat berpengaruh terhadap aktivitas perdagangan serta pendapatan masyarakat di dataran tinggi Gayo.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pedagang kopi dan petani, harga kopi Gayo saat ini masih berada pada level yang cukup baik dibandingkan beberapa waktu sebelumnya yang sempat mengalami fluktuasi.
Stabilnya harga kopi memberi harapan bagi petani agar kondisi pasar tetap kondusif, terutama di tengah tingginya biaya produksi dan kebutuhan perawatan kebun yang terus meningkat setiap tahunnya.
Salah seorang petani kopi di Aceh Tengah, Mahdi, mengatakan harga yang stabil sangat membantu petani dalam menjaga keberlangsungan usaha perkebunan kopi.
“Kalau harga stabil seperti sekarang tentu petani merasa lebih tenang. Yang penting jangan turun drastis karena biaya perawatan kebun sekarang juga semakin tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, kopi masih menjadi sumber penghasilan utama bagi sebagian besar masyarakat di wilayah dataran tinggi Gayo. Karena itu, perubahan harga sangat mempengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.
Selain faktor pasar global, harga kopi juga dipengaruhi oleh kualitas hasil panen, stok barang, hingga permintaan dari luar daerah maupun luar negeri. Kopi Gayo sendiri dikenal sebagai salah satu kopi Arabika unggulan Indonesia yang memiliki pasar ekspor cukup luas.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Aceh Tengah, melalui keterangan yang beredar di sejumlah media lokal, menyebutkan bahwa stabilitas harga kopi saat ini menjadi kondisi positif bagi petani maupun pelaku usaha kopi di daerah.
Ia menjelaskan bahwa kopi Gayo memiliki daya saing kuat karena kualitas dan cita rasanya yang telah dikenal hingga pasar internasional. Karena itu, menjaga kualitas hasil panen menjadi hal penting agar harga tetap kompetitif.
Selain kualitas, kondisi cuaca juga dinilai mempengaruhi produktivitas kebun kopi masyarakat. Petani berharap musim panen tahun ini berjalan baik sehingga hasil produksi tetap maksimal.
Di sisi lain, para pelaku usaha kopi juga berharap stabilitas harga dapat terus bertahan agar aktivitas perdagangan kopi di Aceh Tengah tetap berjalan normal. Harga yang terlalu tinggi dikhawatirkan dapat mempengaruhi daya beli pasar, sedangkan harga terlalu rendah akan berdampak langsung terhadap pendapatan petani.
Kopi Gayo selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan Aceh yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat di wilayah tengah Aceh. Tidak hanya menjadi sumber penghasilan petani, sektor kopi juga ikut menggerakkan aktivitas perdagangan, transportasi, hingga usaha pengolahan kopi di daerah.
Dengan kondisi harga yang masih stabil saat ini, masyarakat berharap sektor kopi tetap menjadi penopang ekonomi yang kuat bagi Aceh Tengah dan wilayah dataran tinggi Gayo secara umum.
