![]() |
| Potret Warga Saat Membeli Ayam Potong di salah satu pasar di Aceh Tengah. | Editor : Tim Redaksi. |
Metrogayo.com | Aceh Tengah — Harga ayam potong di Kabupaten Aceh Tengah hingga kini masih bertahan tinggi pasca bencana alam yang terjadi pada 26 November 2025 lalu. Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena harga di pasaran belum menunjukkan penurunan signifikan.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar di Takengon, harga ayam potong saat ini berkisar Rp70 ribu per ekor. Bahkan di beberapa tempat penjualan, harga ayam disebut sempat mencapai Rp75 ribu hingga Rp85 ribu per ekor, tergantung ukuran dan ketersediaan stok.
Tingginya harga ayam membuat masyarakat mulai mengeluhkan meningkatnya pengeluaran kebutuhan rumah tangga. Ayam potong yang selama ini menjadi salah satu sumber protein utama kini dinilai semakin memberatkan masyarakat, terutama bagi keluarga dengan kebutuhan harian yang cukup besar.
Selain berdampak pada konsumen, kondisi tersebut juga dirasakan para pedagang. Mereka mengaku harga dari distributor masih tinggi sehingga harga jual ke pasar belum dapat diturunkan.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan Aceh Tengah, Hadian Wijaya, menyebutkan bahwa keterbatasan pasokan menjadi salah satu penyebab utama harga ayam masih tinggi di pasaran.
Menurutnya, kondisi distribusi pascabencana turut mempengaruhi stabilitas pasokan barang, termasuk komoditas ayam potong. Selain itu, tingginya permintaan pasar juga ikut mempengaruhi harga jual.
Meningkatnya kebutuhan dari sejumlah dapur MBG di Aceh Tengah disebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan permintaan ayam potong mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak bencana tidak hanya dirasakan pada sektor infrastruktur, tetapi juga berpengaruh terhadap rantai distribusi dan kestabilan harga bahan pangan di daerah.
Jika kondisi pasokan belum kembali normal, harga ayam diperkirakan masih akan bertahan tinggi dalam waktu tertentu. Hal ini tentu menjadi perhatian karena dapat mempengaruhi daya beli masyarakat.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat melakukan langkah pengendalian harga dan menjaga kestabilan pasokan agar harga ayam potong di pasaran dapat kembali normal.
Selain pengawasan distribusi, upaya menjaga ketersediaan stok dinilai penting untuk mencegah lonjakan harga yang berkepanjangan, terutama pada komoditas pangan yang memiliki tingkat konsumsi tinggi di tengah masyarakat.
Hingga saat ini, harga ayam potong di Aceh Tengah masih menjadi perhatian warga karena belum menunjukkan penurunan signifikan pasca bencana yang terjadi akhir tahun lalu.
