1.680 KK di Aceh Tengah Terima Bantuan Perbaikan Rumah Rp32,1 Miliar

Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si. | Foto : Tim Redaksi.


METRO GAYO | ACEH TENGAH – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menerima bantuan stimulan perbaikan rumah rusak ringan dan rusak sedang akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan dilakukan secara daring dan dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, dari Tapanuli Utara, Sumatera Utara.


Sebanyak 1.680 kepala keluarga di Aceh Tengah menerima bantuan dengan total anggaran Rp32.175.000.000. Rinciannya, 465 unit rumah rusak sedang masing-masing mendapat Rp30 juta, dan 1.215 unit rumah rusak ringan masing-masing Rp15 juta.


Dana tersebut langsung ditransfer ke rekening penerima melalui Bank Himbara BSI.


Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si menegaskan bahwa bantuan tidak boleh dipotong dalam bentuk apa pun.


“Tidak ada potongan, tidak ada imbalan kepada petugas. Dana ini sepenuhnya untuk masyarakat memperbaiki rumahnya,” tegasnya saat arahan di Lapangan Setdakab Aceh Tengah, Jumat (13/02/2026).


Sebelumnya, bencana banjir bandang dan tanah longsor menyebabkan 4.221 unit rumah terdampak. Rinciannya 2.169 unit rusak berat, 500 unit rusak sedang, dan 1.552 unit rusak ringan.


Sebagai tindak lanjut, Pemkab Aceh Tengah telah membangun 1.039 unit hunian sementara bagi warga dengan rumah rusak berat. Selain itu, 960 penerima Dana Tunggu Hunian telah diproses untuk memastikan masyarakat tetap memiliki tempat tinggal layak selama masa pemulihan.


Selain bantuan perbaikan rumah, pemerintah daerah juga menerima alokasi anggaran Rp8.050.000.000 dari pemerintah pusat untuk kebutuhan daging meugang bagi masyarakat terdampak. Mekanisme penyaluran akan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran, dengan prioritas bagi wilayah yang mengalami dampak lebih parah.


Perwakilan BNPB Pusat, Brigjen Mohammad Syech Ismed, menegaskan bahwa dana stimulan ini khusus untuk perbaikan rumah rusak ringan dan sedang. Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat yang rumahnya belum terdata tidak perlu khawatir karena akan diverifikasi ulang dan diajukan pada tahap berikutnya.


Pemerintah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI/Polri, relawan, serta masyarakat.


Lebih baru Lebih lama
Berita Wisata Food Tentang