Notification

×

Iklan

Iklan

Warga Protes Sampah di TPS Paya ilang Takengon, Kadis DLHK Minta Masyarakat Bersabar

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:29 WIB Last Updated 2026-01-17T14:14:19Z
Kadis DLHK Aceh Tengah, Sukirman Arsyad, Menemui Sejumlah Warga Yang Menggelar aksi demo di kawansan Paya ilang, Aceh Tengah, Rabu (14/1/26).  | Editor : Hidayat sabirun.


METRO GAYO | ACEH TENGAH – Warga di sekitar kawasan GOR Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, menyampaikan protes terhadap keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang menimbulkan bau menyengat dan dinilai mengganggu kenyamanan serta kesehatan lingkungan. Protes tersebut disampaikan langsung kepada pemerintah daerah yang turun ke lokasi untuk mendengar keluhan masyarakat.


Aksi protes warga muncul akibat penumpukan sampah rumah tangga yang ditempatkan sementara di kawasan GOR Takengon. Warga mengeluhkan bau tidak sedap yang semakin terasa, terutama pada siang hari, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk aktivitas anak-anak dan warga lanjut usia di sekitar lokasi.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Aceh Tengah, Sukirman, menjelaskan bahwa penggunaan TPS di area dekat GOR Takengon sebagai lokasi penampungan sampah bersifat sementara dan dilakukan dalam kondisi darurat. Menurutnya, langkah tersebut terpaksa diambil karena akses menuju TPA Silih Nara saat ini tidak dapat dilalui oleh armada pengangkut sampah.


“TPS ini bukan solusi permanen. Kami terpaksa menggunakan lokasi ini karena akses ke TPA Silih Nara terputus, sehingga armada pengangkut sampah tidak bisa masuk. Pemerintah daerah memahami keluhan masyarakat dan kami mohon agar warga dapat bersabar,” ujar Sukirman di hadapan warga.


Ia menambahkan, pemerintah daerah melalui DLHK terus berupaya melakukan penanganan agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan. Beberapa langkah yang dilakukan di antaranya pengaturan volume sampah, percepatan pengangkutan, serta upaya pengendalian bau agar tidak terlalu mengganggu warga sekitar.


Sukirman juga memastikan bahwa pemerintah daerah sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat perbaikan akses menuju TPA Silih Nara. Apabila akses tersebut kembali normal, maka seluruh sampah yang saat ini ditampung sementara di dekat GOR Takengon akan segera dipindahkan.


“Kami berkomitmen untuk segera mengakhiri penggunaan TPS ini begitu akses ke TPA Silih Nara bisa digunakan kembali. Kepentingan dan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.


Sementara itu, warga berharap pemerintah daerah dapat segera menemukan solusi agar penumpukan sampah tidak berlarut-larut. Mereka meminta agar lokasi di Paya ilang khusus nya di area GOR Takengon tidak dijadikan tempat pembuangan sampah dalam jangka waktu lama karena kawasan tersebut merupakan fasilitas umum yang sering digunakan masyarakat.


Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan bersama-sama mendukung upaya penanganan sampah, sembari menunggu penyelesaian kendala akses menuju TPA Silih Nara.

×
Berita Terbaru Update