Notification

×

Iklan

Iklan

Longsor Susulan Kembali Terjadi di Pegunungan Dedalu, Warga Lut Tawar Tetap Waspada Saat Hujan

Minggu, 11 Januari 2026 | 00:41 WIB Last Updated 2026-01-10T17:51:59Z
Potret kawasan longsor di kampung Dedalu, Kec. Lut tawar, Kab. Aceh Tengah, Sabtu (10/1/26). | Foto : Hidayat sabirun.


METRO GAYO | ACEH TENGAH – Longsor susulan kembali terjadi di kawasan pegunungan Kampung Dedalu, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah. Peristiwa ini terjadi beberapa hari lalu saat hujan mengguyur wilayah tersebut, meski skalanya tidak sebesar longsor sebelumnya.


Pantauan di lokasi menunjukkan material longsor berupa tanah kembali turun dari lereng gunung. Bekas longsoran lama masih terlihat jelas, dengan jalur tanah merah membelah area pepohonan di lereng. Pada longsor susulan ini, tidak terlihat adanya pohon besar yang ikut terbawa seperti kejadian sebelumnya.


Warga setempat menyebutkan, longsor terjadi ketika hujan turun dengan intensitas cukup tinggi. Meski demikian, kondisi saat ini masih tergolong aman dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan rumah warga.


“Longsor ini terjadi beberapa hari lalu waktu hujan. Yang turun hanya tanahnya saja. Tidak ada korban. Kalau longsor yang sebelumnya, pohon-pohon ikut turun sampai ke dekat rumah warga,” ujar salah seorang warga FN (38), di sekitar lokasi.


Menurut FN, longsor sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran karena sejumlah pohon besar ikut terbawa dari atas gunung. Material longsor berhenti tidak jauh dari permukiman namun beberapa rumah warga rusak karna tanah longsor begitu kuat menghantam dinding rumah warga, sehingga warga kini lebih waspada setiap kali hujan turun.


Meski longsor susulan kali ini relatif kecil, warga tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dalam durasi lama. Beberapa warga mengaku lebih sering memantau kondisi lereng gunung dan membatasi aktivitas di sekitar area rawan.


“Kalau hujan lama, kami lebih hati-hati. Biasanya kami perhatikan kondisi gunung, takut ada longsor susulan lagi,” kata warga lainnya.


Kawasan Dedalu sendiri berada di wilayah pegunungan dengan kontur tanah yang cukup curam. Saat hujan turun, tanah menjadi lebih labil dan berpotensi mengalami pergerakan, terutama di area yang sebelumnya sudah mengalami longsor.


Hingga kini, aktivitas warga masih berjalan normal. Akses di sekitar lokasi longsor masih dapat dilalui, meski warga tetap berhati-hati saat melintas, khususnya setelah hujan.


Warga berharap kondisi cuaca segera membaik agar tidak terjadi longsor lanjutan. Mereka juga saling mengingatkan satu sama lain untuk tetap waspada dan siap menghindari area lereng apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan, guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

×
Berita Terbaru Update