![]() |
| Gambar ilustrasi. | Editor : Hidayat sabirun. |
METRO GAYO | ACEH TENGAH | Lalat hijau merupakan serangga yang dapat menularkan berbagai penyakit berbahaya, seperti keracunan makanan, infeksi saluran pencernaan, infeksi kulit, giardiasis, dan amebiasis.
Penyakit tersebut dapat menyerang masyarakat umum, terutama orang yang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh lalat hijau. Informasi ini disampaikan oleh Alodokter dan ditinjau oleh tenaga medis.
Lalat hijau sering ditemukan di tempat kotor dan berbau, seperti tempat sampah, kotoran, makanan busuk, serta lingkungan rumah yang kurang bersih. Penularan dapat terjadi di rumah, warung makan, maupun lingkungan sekitar.
Risiko penularan dapat terjadi kapan saja, terutama saat kebersihan lingkungan dan makanan tidak terjaga.
Karena hidup di lingkungan kotor, lalat hijau membawa berbagai patogen berupa bakteri, virus, dan parasit. Patogen tersebut dapat berpindah ke makanan, minuman, atau luka terbuka saat lalat hinggap.
Penularan terjadi ketika lalat hijau mengontaminasi makanan, minuman, atau permukaan bersih. Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menutup makanan, membuang sampah pada tempatnya, memasang kawat anti lalat, serta menggunakan jebakan atau cairan pembasmi lalat.
Dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, risiko penyakit akibat lalat hijau dapat diminimalkan. Masyarakat juga disarankan berkonsultasi dengan dokter atau melapor ke dinas kesehatan jika masalah lalat hijau sulit dikendalikan.
