![]() |
| siswa yang mengikuti bimbingan belajar menunjukkan perkembangan yang positif, terutama dalam kemampuan membaca dan berhitung dasar. | Sumber : Fachrul Rozie, S. Pd | Editor : Hidayat sabirun. |
METRO GAYO | LANGKAT (HUMAS) – Aktivitas belajar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Langkat tidak berhenti saat bel pulang sekolah berbunyi. Pada Kamis (8/1/2026), seorang guru bernama Amar Harahap, S.Pd.I. tetap berada di lingkungan sekolah untuk memberikan bimbingan belajar tambahan kepada sejumlah siswa yang membutuhkan pendampingan khusus.
Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan dasar membaca dan berhitung bagi siswa yang dinilai masih mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran reguler di kelas. Program les tambahan ini dilaksanakan secara sukarela dan rutin setelah jam sekolah berakhir.
Menurut keterangan yang dihimpun, Amar Harahap menyadari bahwa setiap siswa memiliki kemampuan dan kecepatan belajar yang berbeda. Oleh karena itu, pendampingan secara lebih intensif dianggap perlu agar siswa tidak tertinggal dalam penguasaan literasi dan numerasi, yang merupakan dasar penting dalam pendidikan tingkat madrasah ibtidaiyah.
Dalam pelaksanaannya, proses belajar dibuat dengan suasana yang lebih santai dan komunikatif. Metode pembelajaran menggunakan media sederhana seperti gambar dan latihan berhitung dasar agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa. Pendekatan tersebut dinilai mampu membantu siswa lebih fokus dan tidak merasa tertekan saat belajar.
Kegiatan bimbingan ini dilakukan tanpa memungut biaya apa pun dari orang tua siswa. Seluruh waktu dan tenaga yang dicurahkan merupakan bagian dari komitmen Amar Harahap sebagai pendidik dalam mendukung perkembangan akademik peserta didik di madrasah tersebut.
Pihak MIN 9 Langkat menyambut baik inisiatif tersebut dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan les tambahan. Sekolah membuka fasilitas yang dibutuhkan agar kegiatan belajar sore hari dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Dari hasil pengamatan, siswa yang mengikuti bimbingan belajar menunjukkan perkembangan yang positif, terutama dalam kemampuan membaca dan berhitung dasar. Perubahan tersebut juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan diri siswa saat mengikuti kegiatan belajar di kelas.
Orang tua siswa pun memberikan respons positif terhadap program ini. Mereka menilai kegiatan tersebut sangat membantu, terutama bagi siswa yang membutuhkan perhatian lebih dalam proses belajar.
Melalui kegiatan ini, MIN 9 Langkat menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar dengan mendorong peran aktif guru dalam memberikan pendampingan kepada siswa, guna memastikan setiap peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang setara. (Fr)
