![]() |
| Pasokan minyak goreng curah mulai masuk ke salah satu grosir di Aceh Tengah. | Foto : Hidayat sabirun. |
METRO GAYO | ACEH TENGAH – Pasokan minyak goreng kembali masuk ke Pasar Takengon setelah sempat terganggu akibat bencana yang berdampak pada jalur distribusi. Minyak goreng tersebut didatangkan menggunakan truk dalam bentuk drum besar dan dibongkar langsung di area pasar pada siang hari, Minggu (21/12/25).
Pantauan Wartawan di lokasi, sejumlah pekerja terlihat menurunkan drum minyak goreng secara manual dari bak truk. Kedatangan pasokan ini langsung disambut pedagang dan warga yang sejak beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan minyak goreng.
Sebelum bencana, harga minyak goreng di Pasar berkisar Rp20.000 per Kg. Namun pasca terganggunya distribusi, harga mengalami kenaikan menjadi Rp28.000 per Kg, saat ini. Kenaikan tersebut dipicu oleh keterbatasan pasokan dan biaya distribusi yang meningkat, Ujar salah seorang pemilik toko grosir.
Pedagang Ibu Sari, (42), mengatakan, “Kami sempat kehabisan stok, pembeli banyak yang menanyakan minyak goreng. Dengan datangnya pasokan ini, kami bisa jual lagi dan pasar mulai ramai."
Warga lain, Bapak Rudi, (50), menambahkan, “Harga memang naik, tapi lebih baik daripada minyak langka. Kami juga berharap pemerintah memantau harga sembako, agar cepat netral kembali.”
Meski mengalami kenaikan harga, masuknya pasokan dinilai mampu mencegah kelangkaan yang lebih parah serta menghidupkan kembali aktivitas jual beli di pasar. Pedagang yang sebelumnya kekurangan stok kini mulai kembali berjualan.
Warga berharap distribusi minyak goreng dapat terus berjalan lancar agar harga dapat kembali stabil. Dengan masuknya pasokan ini, Pasar Takengon perlahan kembali menunjukkan aktivitas ekonomi yang sempat terhenti.
