![]() |
| Foto: Foster Lomba Tausiah dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-81. | Dok : JT-DiskominfoBM. | Editor : Tim Redaksi. |
Metrogayo.com | Aceh Tengah – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Bener Meriah menggelar Lomba Tausiah Terbaik bagi para daiyah dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan inisiatif Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, selaku Pembina BKMT, yang berkolaborasi dengan Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah, Rabu (5/8/26).
Wakil Bupati Ir. H. Armia menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan mencari dan melahirkan tokoh-tokoh agama dari kalangan perempuan yang mampu menjadi pendakwah sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan keislaman, khususnya yang berkaitan dengan kaum perempuan. “BKMT merupakan organisasi kaum ibu. Oleh karena itu, kami ingin melahirkan satu atau bahkan beberapa ustazah yang mampu menjawab persoalan-persoalan hukum Islam, khususnya yang berkaitan dengan kewanitaan, sekaligus menjadi daiyah yang dapat membimbing masyarakat,” ujarnya.
Menurut Wakil Bupati, melalui perlombaan diharapkan lahir kader-kader daiyah yang mampu menjadi panutan bagi kaum ibu di tengah masyarakat serta memperkuat syiar Islam di Kabupaten Bener Meriah. Wakil Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah, yakni menjadikan Kabupaten Bener Meriah yang maju, sejahtera, dan masyarakatnya beriman.
Sementara itu, Ketua BKMT Kabupaten Bener Meriah, Dr. Hj. Puspitawati, M.Si, berharap, dengan terselenggaranya lomba ini, lahirlah generasi daiyah yang profesional, berwawasan keislaman yang kuat, serta mampu menjadi mitra pemerintah dalam membina kehidupan beragama dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. “Melalui pelatihan tersebut, para peserta terbaik diharapkan menjadi kader BKMT yang siap terjun ke tengah masyarakat sebagai pendakwah yang memiliki kapasitas keilmuan, akhlak, dan kemampuan memberikan solusi atas berbagai persoalan keagamaan sesuai tuntunan syariat Islam,” kata Ketua BKMT Kabupaten Bener Meriah itu.
Sementara itu, Sekretaris BKMT Kabupaten Bener Meriah, Yusra Alfata, S.Ahi mengatakan, bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan hanya mencari pemenang lomba, tetapi juga mencetak daiyah yang memiliki pemahaman mendalam mengenai hukum Islam, khususnya masalah kewanitaan. Diterangkannya lagi, panitia melakukan proses seleksi calon daiyah seluruh kecamatan di Kabupaten Bener Meriah. Sebanyak 10 kecamatan telah mengirimkan peserta yang terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori remaja berusia 17–30 tahun dan kategori dewasa berusia 31–45 tahun.
“Daiyah yang terpilih nantinya tidak hanya menerima penghargaan, tetapi juga akan mengikuti pelatihan intensif bersama para pakar agar memiliki kompetensi dalam menyampaikan dakwah dan mampu menjawab berbagai permasalahan hukum Islam yang dihadapi, khususnya kaum perempuan,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seleksi yang dilaksanakan di Pendopo Bupati pada 4 Agustus 2026. Selanjutnya, enam peserta terbaik yang terdiri atas tiga kategori terbaik remaja dan tiga kategori terbaik dewasa akan tampil secara langsung (live) pada 11 Agustus 2026 di Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah dan dapat disaksikan masyarakat oleh. Para pemenang akan diumumkan pada puncak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2026 di Lapangan Sengeda .(Hidayatsabirun)
