![]() |
| Foto yang diterima redaksi memperlihatkan satu paket makanan yang berisi telur rebus, buah salak, potongan tahu, nasi, serta lauk. | Editor : Tim Redaksi. |
Metrogayo.com | Aceh Tengah – Seorang wali murid di Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, mengeluhkan kualitas makanan yang dibagikan kepada siswa melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang. Wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan itu menilai makanan yang diterima anak-anak tidak layak untuk dikonsumsi.
Keluhan tersebut disampaikan kepada wartawan pada Jumat (31/7/2026). Menurutnya, menu makanan yang diterima siswa terlihat kurang layak, baik dari segi penyajian maupun kualitas makanan.
"Dengan kondisi makanan seperti ini, kami sebagai orang tua merasa prihatin. Kami berharap makanan yang diberikan kepada anak-anak benar-benar memenuhi standar gizi dan layak dikonsumsi," ujar wali murid tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, dapur SPPG Bintang berlokasi di Desa Gele Pulo, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Adapun struktur pengelola yang disebutkan terdiri dari:
Kepala SPPG: Nedi Husairi
Ahli Gizi: Simah Bengi
Yayasan: Tanyoe Maju Bersama
PIC: Sahrul Insan
Foto yang diterima redaksi memperlihatkan satu paket makanan yang berisi telur rebus, buah salak, potongan tahu, nasi, serta lauk yang dikemas dalam wadah plastik. Namun, wali murid menilai kualitas makanan tersebut tidak sesuai dengan harapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik. Program MBG dijalankan melalui SPPG di berbagai daerah.
Masyarakat berharap pengelola dapur SPPG melakukan evaluasi terhadap kualitas bahan makanan, proses pengolahan, kebersihan, serta penyajian agar makanan yang diberikan benar-benar aman, bergizi, dan layak dikonsumsi oleh para siswa.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi Kepala SPPG Bintang, pihak Yayasan Tanyoe Maju Bersama, Ahli Gizi, maupun pihak terkait lainnya untuk memperoleh penjelasan dan tanggapan atas keluhan tersebut.(*)
