Metrogayo.com | Aceh Tengah – Upaya penguatan pendidikan berbasis lingkungan terus didorong oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon. Salah satunya melalui pengembangan literasi ekoteologi yang kini mulai menjadi fokus akademik kampus. Langkah tersebut ditandai dengan peninjauan langsung fasilitas perpustakaan oleh pimpinan kampus guna memastikan dukungan sarana terhadap program tersebut.
Peninjauan dilakukan oleh Rektor IAIN Takengon bersama jajaran pada sejumlah fasilitas perpustakaan kampus di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, baru-baru ini. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kesiapan perpustakaan dalam menunjang kebutuhan referensi akademik, khususnya terkait kajian ekoteologi yang mengaitkan nilai-nilai keagamaan dengan pelestarian lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, rektor meninjau koleksi buku, sistem layanan perpustakaan, hingga fasilitas penunjang literasi digital yang tersedia bagi mahasiswa. Ia menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, termasuk dalam memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap isu-isu lingkungan yang kini menjadi perhatian global.
“Perpustakaan harus mampu menjadi pusat literasi yang tidak hanya menyediakan buku teks umum, tetapi juga referensi yang relevan dengan kebutuhan zaman, termasuk ekoteologi yang mengintegrasikan ajaran agama dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa konsep ekoteologi menjadi penting untuk ditanamkan di kalangan mahasiswa, khususnya di wilayah dataran tinggi Gayo yang memiliki kekayaan alam namun juga menghadapi berbagai tantangan lingkungan. Dengan pendekatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori keagamaan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam menjaga kelestarian alam.
Selain itu, pihak kampus juga berkomitmen untuk terus memperkaya koleksi buku dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan ekoteologi serta isu-isu keberlanjutan. Langkah ini dinilai penting agar mahasiswa memiliki akses terhadap sumber pengetahuan yang kredibel dan mutakhir.
Peninjauan ini juga menjadi bagian dari evaluasi internal kampus dalam meningkatkan kualitas layanan akademik. Dengan fasilitas perpustakaan yang memadai, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis yang tinggi.
Program ekoteologi sendiri merupakan salah satu pendekatan baru dalam dunia pendidikan Islam yang menekankan pentingnya hubungan harmonis antara manusia, agama, dan lingkungan. Dalam konteks lokal, pendekatan ini dinilai relevan untuk menjawab berbagai persoalan lingkungan yang terjadi di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya.
Melalui langkah ini, IAIN Takengon menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan.
