Tak Hanya Bantuan Logistik, Kemenag Aceh Barat Kerahkan 30 Relawan Pulihkan Pendidikan di Bener Meriah

30 Relawan Kemenag Aceh Barat Bantu Pemulihan Pendidikan di Bener Meriah. | Editor : Hidayat sabirun.

METRO GAYO | BENER MERIAH – Sebanyak 30 orang relawan yang tergabung dalam Tim Relawan Kemanusiaan Peduli Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat secara resmi diberangkatkan menuju Kabupaten Bener Meriah untuk membantu pemulihan kegiatan pendidikan pascabencana. Pelepasan relawan dilakukan pada Senin, 5 Januari 2026.

Rombongan relawan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Abrar Zym, sebagai bentuk komitmen Kemenag Aceh Barat dalam mendukung percepatan pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana alam.

Keberangkatan tim relawan ini merupakan respons atas dampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bener Meriah, yang mengakibatkan terganggunya aktivitas belajar-mengajar di beberapa satuan pendidikan, khususnya madrasah dan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.

Dalam keterangannya, Kakankemenag Aceh Barat H. Abrar Zym menyampaikan bahwa kehadiran relawan bukan hanya untuk membantu secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan moril bagi peserta didik, guru, serta masyarakat terdampak.

“Kami hadir sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas. Fokus utama relawan adalah membantu pemulihan kegiatan pendidikan, memastikan proses belajar kembali berjalan, serta memberikan pendampingan psikososial bagi siswa dan tenaga pendidik yang terdampak bencana,” ujar Abrar Zym.

Ia menjelaskan, relawan yang diberangkatkan berasal dari berbagai unsur, mulai dari aparatur Kemenag, tenaga pendidik madrasah, penyuluh agama, hingga relawan kemanusiaan yang telah memiliki pengalaman dalam kegiatan tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

Selain membantu penataan sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak, tim relawan juga akan melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak, pendampingan pembelajaran sementara, serta dukungan administratif bagi madrasah yang aktivitasnya sempat terhenti akibat bencana.

Abrar Zym menegaskan, keterlibatan Kemenag dalam pemulihan pascabencana merupakan bagian dari tugas kemanusiaan dan tanggung jawab sosial institusi negara dalam memastikan hak pendidikan masyarakat tetap terpenuhi, meskipun berada dalam kondisi darurat.

“Kami berharap kehadiran relawan ini dapat meringankan beban masyarakat Bener Meriah, khususnya di sektor pendidikan. Anak-anak harus segera kembali belajar dalam kondisi yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Tim Relawan Kemanusiaan Peduli Kemenag Aceh Barat direncanakan akan berada di lokasi selama beberapa hari ke depan, menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan dan koordinasi bersama Kemenag setempat serta pemerintah daerah.

Kemenag Aceh Barat juga membuka peluang bagi berbagai pihak untuk turut berkolaborasi dalam mendukung pemulihan pendidikan di wilayah terdampak bencana, baik melalui bantuan logistik pendidikan, dukungan tenaga relawan, maupun pendampingan psikososial bagi peserta didik.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pendidikan di Kabupaten Bener Meriah sekaligus memastikan anak-anak terdampak bencana tidak kehilangan haknya untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak.

Lebih baru Lebih lama
Berita Wisata Bisnis Redaksi