Pemerintah Aceh Tambah Dua Excavator, Percepatan Akses Jalan Bintang - Serule Jadi Tindak Lanjut Evaluasi Lapangan

Penambahan excavator di jalur Bintang–Serule–Simpang Kraft sebagai upaya percepatan pembukaan akses jalan pascalongsor. | Editor : Hidayat sabirun.


METRO GAYO | ACEH TENGAH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menurunkan tambahan dua unit alat berat jenis excavator untuk mempercepat pembukaan akses jalan Bintang,Serule,Simpang Kraft, Kabupaten Aceh Tengah, yang sebelumnya terdampak longsor.


Langkah ini merupakan kelanjutan dari upaya penanganan di lapangan, menyusul adanya evaluasi dan perhatian terhadap proses pembukaan jalan yang dinilai belum berjalan maksimal. Penambahan alat berat diharapkan dapat mempercepat pembersihan material longsoran serta pemulihan fungsi badan jalan yang selama ini menghambat mobilitas warga.


Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Tengah, Pijas Visara, menyampaikan bahwa jalur Bintang,Serule,Simpang Kraft menjadi prioritas utama karena memiliki peran strategis bagi aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.


Ia menjelaskan, penambahan dua unit excavator merupakan bentuk percepatan penanganan, mengingat masih terdapat tiga desa yang hingga kini belum terbuka akses jalannya secara menyeluruh, yakni Desa Jamur Konyel, Atu Payung, dan Serule. Oleh karena itu, pembukaan jalur tersebut ditargetkan dapat segera difungsikan kembali.


Menurutnya, pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi geografis wilayah yang rawan longsor serta aspek keselamatan pekerja di lapangan. PUPR Aceh juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar proses penanganan berjalan efektif dan terkontrol.


Selama aktivitas alat berat berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat melintasi jalur tersebut karena masih terdapat potensi pergerakan tanah di sejumlah titik.


Pemerintah berharap, dengan adanya percepatan melalui penambahan armada ini, akses jalan Bintang,Serule,Simpang Kraft dapat segera pulih sehingga aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat di wilayah Bintang dan sekitarnya kembali berjalan normal.


Lebih baru Lebih lama
Berita Wisata Bisnis Redaksi