Notification

×
Iklan Metrogayo.com
Iklan Metrogayo.com

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Truk Pengangkut LPG Salah Masuk, Warga Musara Alun Sempat Ricuh

Selasa, 23 Desember 2025 | 13:06 WIB Last Updated 2025-12-23T06:09:58Z
Foto saat warga minta gas tetap di turunkan di lokasi antrian mereka di Musara alun. Editor: Hidayat sabirun.


METRO GAYO | ACEH TENGAH – Situasi sempat ricuh di kawasan Musara Alun, Kecamatan Bebesen, akibat kesalahan pengantaran gas LPG 3 kilogram oleh sebuah truk distribusi. Kericuhan terjadi karena warga mengira gas subsidi tersebut tidak jadi dibagikan. Selasa (23/12/2025).


Peristiwa ini bermula saat truk pengangkut LPG yang membawa 560 tabung gas memasuki kawasan Musara Alun. Berdasarkan informasi awal, gas tersebut disebut-sebut akan dibagikan kepada masyarakat dengan harga murah 23.000/tabung 3 kg. Namun, belakangan diketahui bahwa truk tersebut salah masuk lokasi dan seharusnya menuju titik distribusi lain.


Akibat kesalahpahaman tersebut, warga yang sejak pagi menunggu pembagian gas menjadi panik. Sejumlah warga terlihat mendekati truk dan terjadi dorong-dorongan karena khawatir gas akan dialihkan ke tempat lain.


DEDE, selaku pengelola Pertamina wilayah Lemah, menjelaskan bahwa kesalahan terjadi pada jalur distribusi. Kami hanya mengantarkanya saja, sesuai instruksi.

Meski demikian, pihak Dari Pemda Bersama TNI/POLRI tetap mengambil kebijakan untuk membagikan setengah dari total muatan, yakni sekitar 280 tabung LPG, kepada warga yang mengantri di titik Musara Alun.
“Sisa tabung akan kami antar kembali ke tujuan awal sesuai jadwal distribusi,” jelasnya.


Petugas keamanan dan aparat setempat segera turun tangan untuk menenangkan massa dan mengimbau warga agar tetap tertib demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Salah seorang warga Lemah, Ibu Rahma (41), mengaku kecewa namun tetap bersyukur gas masih dibagikan meski tidak seluruhnya Merata.
“Kami sempat emosi karena sudah menunggu lama dan Mendengar Ada kesalahan saat truk sudah sampai di lokasi. Tapi alhamdulillah masih dapat gas. Harapannya ke depan jangan sampai salah antar lagi,” ujarnya.


Setelah dilakukan pengamanan dan penjelasan kepada warga, situasi kembali kondusif dan pembagian gas berjalan tertib.

×
Berita Terbaru Update