![]() |
| Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyerahkan pembayaran pembebasan lahan secara tunai. | Editor: Hidayat sabirun. |
METRO GAYO | ACEH TENGAH – Warga Kampung Kutereje, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, akan direlokasi ke kawasan yang lebih aman setelah bencana alam yang terjadi pada akhir November 2025 lalu menghancurkan permukiman mereka di bantaran sungai. Peristiwa tersebut menyebabkan rumah-rumah warga hanyut dan menimbulkan trauma serta kekhawatiran akan ancaman bencana serupa di masa mendatang.
Kepastian relokasi ini disampaikan langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, saat mengunjungi lokasi Wih Dusun Jamat. Kehadiran orang nomor satu di Aceh Tengah itu disambut haru oleh masyarakat, karena membawa solusi nyata bagi masa depan mereka.
Dalam upaya tersebut, pemerintah membeli lahan milik warga secara tunai dan dibayarkan langsung di tempat tanpa penundaan. Lahan seluas kurang lebih 35.500 meter persegi itu sebelumnya dimiliki oleh tiga warga, yakni Genap, Rasidin, dan Samsi. Ketiganya sepakat menjual tanah mereka setelah melalui musyawarah demi kepentingan bersama dan keselamatan warga Kampung Kutereje.
Prosesi penyerahan pembayaran berlangsung di Kemukiman Wih Ni Dusun, disaksikan masyarakat setempat serta Reje Kampung Kutereje, Hamdan. Momen tersebut menjadi sangat emosional, bahkan Reje Hamdan tampak tak mampu menahan air mata saat menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.
Lokasi relokasi baru ini direncanakan akan ditempati oleh 87 Kepala Keluarga yang terdampak bencana.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Bupati, dan semua pihak yang telah membantu. Kampung kami memang hancur, tetapi hari ini semangat kami bangkit kembali. Kami punya harapan untuk membangun kehidupan yang lebih baik,” ujar Reje Hamdan dengan suara bergetar.
Sementara itu, Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa pembayaran lahan dilakukan secara langsung agar proses pemulihan dapat segera berjalan.
“Hari ini tanah kita bayar secara tunai. Tanah ini akan menjadi aset Kampung Kutereje agar masyarakat dapat kembali membangun rumah dan kehidupan mereka di tempat yang lebih aman dan layak,” kata Haili Yoga di hadapan warga.
Ia juga menambahkan bahwa penanganan bencana di Aceh Tengah merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia. Pemerintah pusat telah mengerahkan berbagai kementerian dan lembaga, mulai dari BNPB, Kementerian Sosial, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, Kemenko PMK, hingga dukungan TNI, Polri, serta bantuan logistik dan transportasi udara.
Langkah relokasi ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi warga Kampung Kutereje agar dapat hidup dengan lebih aman, nyaman, dan terbebas dari ancaman bencana serupa di masa depan.
