Antrean Warga Membludak, Pangkalan Gas di Pendere Saril Jual LPG 3 Kg Rp28 Ribu per Tabung

Foto salah satu pangkal di pendere saril saat warga mengantri membeli LPG 3 kg. | Foto : Hidayat sabirun.


METRO GAYO | ACEH TENGAH – Ratusan warga Kampung Pendere, Distrik Tansaril, memadati salah satu pangkalan gas LPG 3 kilogram di wilayah Pendere Saril pada Selasa pagi. Pangkalan tersebut menjual gas bersubsidi dengan harga Rp28.000 per tabung, jauh lebih murah dibandingkan harga eceran di pasar yang mencapai Rp60.000 per tabung, Selasa (30/12/25).


Pantauan di lapangan menunjukkan antrean warga mulai terjadi sejak sekitar pukul 10.00 Pagi, tak lama setelah angkutan LPG 3 kilogram tiba di pangkalan. Warga terlihat membawa fotokopi Kartu Keluarga (FC KK) sebagai syarat pembelian. Pihak pangkalan menetapkan aturan satu Kartu Keluarga hanya berhak membeli satu tabung LPG 3 kilogram.


Salah seorang warga Kampung Pendere, Ani (41), mengatakan bahwa kedatangan gas bersubsidi tersebut langsung disambut antusias masyarakat. “Sekitar jam 10 tadi mobil gas masuk, setelah itu pangkalan langsung ramai. Kurang lebih ada 100 orang lebih yang mengantre karena harganya murah dibandingkan di pasar,” ujarnya kepada awak media.


Dok warga Antri, Perkiraan ada sekitar 100 lebih warga yang memadati area pangkalan. | Foto : ist


Menurut Ani, selama ini warga kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram dengan harga terjangkau. Di tingkat pengecer, harga gas melon tersebut masih dijual di kisaran Rp65.000 per tabung, sehingga memberatkan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan warga berpenghasilan rendah.


Meski antrean terbilang padat, warga tetap terlihat tertib dan mengikuti arahan petugas pangkalan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait jumlah tabung LPG 3 kilogram yang masuk ke pangkalan tersebut. Awak media juga belum dapat memastikan apakah pasokan yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga yang mengantre.


Pihak pangkalan secara singkat menyampaikan bahwa stok LPG 3 kilogram yang diterima masih terbatas. “Tabung gas masih terbatas, mudah-mudahan cukup. Kalau tidak cukup, kita tunggu pasokan selanjutnya,” ujar perwakilan pangkalan di sela-sela pelayanan.


Pihak pangkalan juga mengimbau warga agar tetap menjaga ketertiban selama proses pembelian. Mereka menegaskan bahwa keributan dapat berdampak pada operasional pangkalan ke depannya. “Kami berharap warga tetap tertib. Kalau nanti ada keributan, kami tidak berani membuka pangkalan lagi. Untuk apa kita buka pangkalan kalau hanya jadi arena keributan,” tegasnya.


Keberadaan pangkalan LPG dengan harga sesuai ketentuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan energi rumah tangga serta menekan praktik penjualan gas bersubsidi di atas harga yang ditetapkan. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat memastikan distribusi LPG 3 kilogram berjalan lancar dan merata, khususnya di wilayah Kampung Pendere dan sekitarnya.

Lebih baru Lebih lama
Berita Wisata Bisnis Redaksi