Aktivitas Gunung Bur Ni Telong Meningkat, Status Naik Menjadi Siaga

Potret Lama Gunung Merapi Bur Ni Telong. | Editor : Hidayat sabirun.


METRO GAYO | BENER MERIAH - Gunung Bur Ni Telong yang berada di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, mengalami peningkatan aktivitas vulkanik pada akhir Desember 2025. Gunung api bertipe strato ini memiliki ketinggian sekitar 2.624 meter di atas permukaan laut dan terletak pada koordinat 96°49’16” Bujur Timur dan 4°46’10” Lintang Utara.


Pada Selasa malam, 30 Desember 2025, tercatat adanya tujuh kali gempa yang dirasakan masyarakat dalam rentang waktu pukul 20.43 WIB hingga 22.45 WIB. Pusat gempa berada di sekitar lima kilometer arah barat daya dari puncak Gunung Bur Ni Telong.


Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut diikuti dengan peningkatan aktivitas kegempaan vulkanik. Hingga pukul 22.45 WIB, instrumen mencatat tujuh kejadian Gempa Vulkanik Dangkal, empat belas Gempa Vulkanik Dalam, satu Gempa Tektonik Lokal, serta satu Gempa Tektonik Jauh.


Hasil pengamatan visual pada pukul 21.44 WIB menunjukkan kondisi gunung tampak jelas dan tidak terlihat adanya asap kawah. Meski demikian, peningkatan kegempaan telah terpantau sejak Juli 2025, dengan sekitar sepuluh kali lonjakan Gempa Vulkanik Dalam hingga akhir Desember 2025.


Intensitas kegempaan dilaporkan semakin meningkat dan cenderung lebih dangkal sejak November hingga Desember 2025. Munculnya gempa susulan setelah gempa tektonik lokal mengindikasikan adanya aktivitas magma yang mudah terpengaruh oleh getaran tektonik di sekitar gunung.


Potensi bahaya yang mungkin terjadi antara lain erupsi yang dipicu oleh gempa tektonik maupun erupsi freatik yang dapat terjadi tanpa didahului peningkatan kegempaan yang signifikan. Selain itu, ancaman lain berupa keluarnya gas vulkanik dari area fumarol dan solfatara yang berisiko membahayakan kesehatan apabila terhirup dalam kadar tinggi.


Dengan mempertimbangkan hasil pengamatan visual dan data instrumental, tingkat aktivitas Gunung Bur Ni Telong resmi dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) terhitung sejak 30 Desember 2025 pukul 22.45 WIB. Masyarakat serta pendaki diimbau untuk tidak memasuki kawasan dalam radius empat kilometer dari kawah dan menghindari area fumarol serta solfatara, terutama saat cuaca mendung atau hujan.


Untuk memperoleh informasi resmi dan terkini, masyarakat dapat menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi di Bandung, atau Pos Pengamatan Gunung Bur Ni Telong yang berada di Desa Serule Kayu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.


Pihak berwenang akan terus melakukan pemantauan dan meninjau kembali status aktivitas gunung apabila terjadi perubahan visual maupun kegempaan yang signifikan.

Lebih baru Lebih lama
Berita Wisata Kuliner Tentang