Notification

×

Iklan

Iklan

Warga Kemili Tolak TPS Sampah Dekat Permukiman

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:24 WIB Last Updated 2026-06-12T12:25:36Z
Dok aksi warga tolak tempat pembuagan samph di kampung kemili. | Foto : ist. | Editor : Tim Redaksi.


Metrogayo.com | Aceh Tengah – Sejumlah warga Dusun Datu Kemili, Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, menolak rencana pemindahan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang selama ini berada di kawasan Jalan Elak Paya Ilang. Penolakan tersebut disampaikan warga dalam aksi protes yang berlangsung pada Jumat (12/6/2026).


Aksi penolakan dilakukan karena lokasi TPS yang direncanakan sebagai tempat baru dinilai terlalu dekat dengan kawasan permukiman warga. Masyarakat khawatir keberadaan TPS di lokasi tersebut dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, serta berpotensi menjadi sumber penyakit bagi warga sekitar.


Berdasarkan informasi yang dihimpun Metrogayo.com di lapangan, rencana pemindahan TPS tersebut dilakukan menyusul persiapan peresmian Kantor Koperasi Merah Putih yang berada di sekitar lokasi TPS saat ini. Meski demikian, warga menilai solusi pemindahan yang ditawarkan belum mempertimbangkan dampak terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi baru.


Reje Kampung Kemili, Fajaruddin, mengatakan bahwa pihaknya telah beberapa kali menyampaikan keberatan kepada instansi terkait agar lokasi tersebut tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah.


"Kami sudah beberapa kali menyampaikan agar lokasi ini tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah. Namun sampai saat ini aspirasi masyarakat belum mendapat tindak lanjut yang jelas," kata Fajaruddin kepada Metrogayo.com.


Menurutnya, masyarakat tidak menolak pengelolaan sampah, namun meminta agar pemerintah dapat menyediakan lokasi yang lebih layak dan tidak berdampak langsung terhadap lingkungan permukiman warga.


Senada dengan itu, tokoh masyarakat Dusun Datu Kemili, Haji, mengatakan bahwa warga menginginkan adanya kepastian dan solusi yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.


Ia menyebutkan, apabila persoalan tersebut tidak mendapatkan kejelasan dari pihak terkait, masyarakat berencana melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.


"Kalau hari ini tidak ada kejelasan, masyarakat berencana melakukan aksi yang lebih besar lagi. Kami hanya meminta agar lokasi tempat sampah tidak ada lagi di kampung kemili ini dan itu juga sudah pernah kami sampaikan ke bapak Bupati Aceh Tengah," ujar Haji.


Sebagai bentuk protes, sejumlah warga terlihat membuang dan menumpahkan sampah ke badan jalan di sekitar lokasi. Aksi tersebut dilakukan sebagai simbol penolakan terhadap rencana pemindahan TPS yang dinilai tidak tepat.


Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera turun tangan untuk mencari solusi terbaik atas persoalan tersebut. Selain mempertimbangkan kebutuhan pengelolaan sampah, masyarakat juga meminta agar aspek kesehatan, kebersihan lingkungan, dan kenyamanan warga menjadi perhatian utama dalam menentukan lokasi TPS.


Hingga berita ini diterbitkan, Metrogayo.com masih berupaya memperoleh keterangan dari pihak terkait mengenai rencana pemindahan TPS serta langkah yang akan diambil untuk menyikapi penolakan warga tersebut.


Penulis : Hidayat Sabirun


Editor : Tim Redaksi

×
Berita Terbaru Update