![]() |
| Dok saat pembuatan kartu ATM baru di salah satu kantor cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) di Aceh Tengah. | Foto : ist. | Editor : Tim Redaksi. |
Metrogayo.com | Aceh Tengah – Sejumlah nasabah Bank Syariah Indonesia atau BSI di Kabupaten Aceh Tengah mengeluhkan keterbatasan ketersediaan kartu ATM di kantor layanan bank tersebut. Pasalnya, saat ini pihak bank disebut hanya menyediakan kartu ATM jenis platinum, sementara jenis lainnya dalam kondisi kosong.
Informasi tersebut disampaikan beberapa nasabah yang datang untuk melakukan pembuatan maupun penggantian kartu ATM di kantor BSI terdekat, Selasa (26/5/2026).
Salah seorang nasabah mengaku awalnya datang untuk membuat kartu ATM baru setelah kartu lamanya hilang. Namun saat tiba di kantor bank, dirinya mendapat informasi bahwa stok kartu ATM yang tersedia saat ini hanya jenis platinum.
“Katanya sekarang yang tersedia cuma ATM platinum, yang biasa lagi kosong,” ujar salah seorang nasabah kepada Metro Gayo.
Selain keterbatasan stok kartu ATM, nasabah yang kehilangan kartu ATM juga diwajibkan melengkapi sejumlah persyaratan sebelum dapat melakukan pencetakan kartu baru.
Pihak bank meminta nasabah membawa surat kehilangan dari kepolisian setempat sebagai salah satu syarat utama pengurusan kartu ATM yang hilang. Selain itu, nasabah juga diwajibkan membawa buku rekening asli serta kartu tanda penduduk (KTP) yang sesuai dengan data rekening.
Setelah seluruh persyaratan lengkap, nasabah kemudian diarahkan untuk datang ke kantor BSI terdekat guna melakukan proses pembuatan kartu ATM baru.
Dalam proses tersebut, nasabah juga dikenakan biaya administrasi. Berdasarkan informasi yang diperoleh Metro Gayo dari sejumlah nasabah, terdapat potongan biaya administrasi bulanan sekitar Rp5 ribu. Selain itu, untuk pencetakan kartu ATM baru, nasabah diwajibkan membayar biaya sebesar Rp25 ribu yang dapat dilakukan melalui pemotongan saldo rekening maupun pembayaran secara tunai.
Beberapa nasabah menilai nominal potongan bulanan tersebut memang terlihat kecil, namun tetap menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi nasabah dengan aktivitas transaksi sederhana.
“Mungkin Rp5 ribu terlihat kecil, tapi kalau setiap bulan terus dipotong tentu tetap terasa juga bagi sebagian masyarakat,” ujar seorang nasabah lainnya.
Selain itu, masyarakat juga mengaku meskipun masih memiliki buku rekening, proses pengambilan uang secara langsung di bank disebut tidak dapat dilakukan untuk nominal di bawah Rp15 juta. Kondisi tersebut membuat sebagian nasabah merasa kesulitan ketika kartu ATM hilang atau mengalami kerusakan sementara kebutuhan transaksi tetap harus dilakukan.
“Kalau ATM hilang, sementara uang mau diambil sedikit, tetap tidak bisa lewat buku rekening kalau di bawah Rp15 juta,” kata salah seorang warga.
Meski demikian, sebagian warga memahami bahwa biaya administrasi maupun prosedur penggantian kartu merupakan bagian dari kebijakan layanan perbankan yang telah ditetapkan pihak bank.
Nasabah juga mengaku proses administrasi cukup memakan waktu, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota dan harus terlebih dahulu mengurus surat kehilangan ke kantor polisi sebelum datang ke bank.
“Kalau untuk keamanan memang bagus, supaya rekening tidak disalahgunakan orang lain. Hanya saja masyarakat berharap stok ATM biasa juga tersedia seperti sebelumnya,” ujar seorang warga.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak BSI terkait keterbatasan stok kartu ATM selain jenis platinum tersebut. Namun sejumlah nasabah berharap ketersediaan kartu ATM dapat segera normal kembali agar masyarakat memiliki pilihan sesuai kebutuhan masing-masing.
Sebagai informasi, kartu ATM platinum umumnya memiliki fasilitas dan limit transaksi lebih tinggi dibandingkan kartu reguler. Namun tidak semua nasabah membutuhkan layanan tersebut, sehingga sebagian masyarakat lebih memilih menggunakan kartu ATM standar dengan biaya administrasi yang dinilai lebih ringan.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu menjaga keamanan kartu ATM dan segera melapor apabila kartu hilang maupun mengalami kendala transaksi. Selain itu, nasabah diminta memastikan seluruh dokumen persyaratan dibawa lengkap sebelum datang ke kantor bank agar proses pengurusan dapat berjalan lebih cepat dan lancar.(Hidayat sabirun)
