![]() |
| Pedagang di Takengon mulai mengurangi penggunaan plastik akibat kenaikan harga bahan kemasan. |Editor : Tim Redaksi. |
Metrogayo.com | Aceh Tengah — Kenaikan harga plastik di wilayah Aceh Tengah dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak terhadap aktivitas pedagang, khususnya pelaku usaha kecil yang bergantung pada bahan kemasan.
Sejumlah pedagang di kawasan Takengon mengaku harga plastik, baik kantong kresek maupun kemasan makanan, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kondisi ini membuat biaya operasional usaha ikut meningkat.
Kenaikan harga tersebut terjadi dalam beberapa pekan terakhir dan dirasakan di sejumlah pasar tradisional. Pedagang menyebut, kondisi ini memaksa mereka untuk melakukan penyesuaian agar usaha tetap berjalan.
“Harga plastik sekarang naik, jadi kami harus lebih hemat dalam penggunaan,” ujar seorang pedagang di Takengon, Senin (27/04/2026).
Dampak dari kenaikan harga plastik membuat sebagian pedagang mulai mengurangi penggunaan atau membeli dalam jumlah lebih sedikit dari biasanya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan biaya, di tengah kondisi harga bahan penunjang usaha yang terus meningkat.
Kenaikan harga plastik juga berpotensi berdampak pada harga jual produk, terutama di sektor kuliner dan usaha kecil yang menggunakan plastik sebagai kemasan utama.
Jika kondisi ini terus berlanjut, dikhawatirkan akan memicu kenaikan harga barang di tingkat konsumen.
Sementara itu, terkait penyebab kenaikan harga plastik, hingga saat ini pihak terkait di Aceh Tengah belum memberikan keterangan resmi.
Namun, secara umum kenaikan harga plastik kerap dipengaruhi oleh faktor bahan baku dan distribusi dari luar daerah.
Para pedagang berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan barang tetap terjaga.
Dengan kondisi yang stabil, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal tanpa tekanan biaya yang berlebihan.
