![]() |
| Himbauan Kapolres Aceh Tengah. | Foto : Humas Polres Aceh Tengah. | Editor Hidayat sabirun |
TAKENGON – Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhammad Taufiq, S.I.K., M.H., mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, petir, hingga potensi banjir dan tanah longsor, khususnya di wilayah rawan.
Kapolres Aceh Tengah mengingatkan masyarakat agar memantau informasi cuaca dari sumber resmi, seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
Selain itu, warga diminta untuk memeriksa kondisi atap, dinding, serta instalasi listrik rumah, terutama saat hujan disertai angin kencang guna menghindari risiko kecelakaan atau kerusakan.
“Masyarakat juga diimbau untuk menghindari aktivitas di luar rumah saat hujan deras, angin kencang, maupun petir, terutama di daerah perbukitan dan sekitar aliran sungai,” demikian isi imbauan tersebut.
Kapolres Aceh Tengah turut menekankan agar warga segera melaporkan kepada petugas terdekat apabila terjadi kejadian seperti pohon tumbang, jalan licin, longsor kecil, atau potensi longsor lainnya, sehingga dapat segera ditangani.
Orang tua juga diminta untuk mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area banjir atau aliran sungai yang debit airnya dapat meningkat secara tiba-tiba saat hujan lebat.
Melalui imbauan ini, Polres Aceh Tengah berharap masyarakat dapat lebih waspada dan bersama-sama menjaga keselamatan diri, keluarga, serta lingkungan sekitar.
“Cuaca ekstrem di Takengon bukan hal sepele. Mari tingkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama,” tutup imbauan Kapolres Aceh Tengah.
